Kenyataannya sekarang banyak ikhwan yang lebih mendahulukan kecantikan dibanding agama. Apakah memilih

wanita cantik dan muda itu dilarang? Jawabannya Tidak dilarang. Namun hendaknya kriteria cantik ini tidak membuat kita lupa akan kriteria akhlak dan agamanya.
Rasullah saw bertanya kepada Jabir ra:
“Mengapa tidak (menikah) dengan seorang gadis yang bisa engkau cumbu dan bisa mencumbuimu?” (Riwayat Bukhari dan Muslim).
jawaban Jabir ra: “Wahai Rasullah, saya memiliki saudara-saudara perempuan yang berjiwa keras, saya tidak mau membawa yang keras juga kepada mereka. Janda ini saya harapkan mampu menyelesaikan persoalan tersebut”, kata Jabir, “Benar katamu”, jawab Rasullah.
Jabir tidak mau berpikir untuk kesenangan dirinya sendiri saja. Ia bisa memilih seorang gadis perawan yang cantik dan muda.
Pembaca Yang Berbahagia….
apabila semua laki-laki menentukan calon istrinya harus cantik, putih, usia lima tahun lebih muda dari dirinya, maka siapakah yang akan datang melamar para wanita muslimah yang usianya diatas 25 tahun, atau diatas 30 tahun, atau bahkan diatas 40 tahun?
Kini banyak wanita di atas 30 belum menikah, bisa jadi akibat ulah ikhwan yang terlalu pilih-pilih dalam hal kecantikan. Maka tidak salah bila wanita>30 itu memilih menikah menjadi Istri kedua, karena suaminya lebih menerima dan bijaksana menerima kekurangannya.
Cantik sih tapi Cablak (Ngomongin Orang)
Cantik Tapi Bawel dan Boros
Di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna. Terlebih lagi wanita yang telah Allah ciptakan dalam keadaan bengkok. Secara kodrat, mereka lebih banyak kekurangan dan kelemahan dibandingkan pria,
“…Tidaklah aku melihat orang yang kurang akal dan kurang agama lagi potensial melemahkan laki-laki yang kuat selain salah seorang dari kalian (para wanita)…” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Hal demikian menuntut para lelaki untuk lebih banyak mengerti wanita, juga lebih bisa memahami kekurangan mereka. Menyangkut kekurangan ini, bukanlah hal yang aneh bila ada wanita yang cantik tapi boros, Bawel atau sok kuasa
Sebaliknya wanita yang tidak cantik biasanya suka ibadah Tidak cantik tapi pencemburu, dan sebagainya. Hal hal Yang demikian itu adalah biasa. Hampir terjadi dan ada pada setiap wanita.
Bagi anda para ikhwan bujangan, akhwat mana yang akan kau pilih, semua tergantung pada anda. Pada dasarnya ini menyangkut kriteria utama anda yang anda tetapkan dan kekurangan-kekurangan yang wajar (bukan soal aqidah/pokok).
Dalam hal Kriteria setiap ikhwan berbeda-beda, mungkin ada banyak menjadikan kecantikan sebagai patokan utama, sementara ikhwan lain mugkin lebih mengutamkan ibadahnya dan tak peduli kekurangan–kekurangan yang lainnya, dan seterusnya. Yang jelas tak ada wanita di dunia ini yang sempurna. Pasti ada saja kekurangannya. Ini hal pertama yang hendaknya dipahami betul.
Bagi para Akhwat yang belum bersuami, teruslah meningkatkan kualitas diri. Adapun agar menjadi seorang wanita pilihan:
1. Patuh
2. Jaga Penampilan agar Enak Dipandang
Tidak harus cantik, dengan berusaha tampil rapi seorang wanita akan membuat senang suaminya.
3. Pasrah
Seorang pria berharap mendapat istri yang mencintai sepenuh hati dan bersikap pasrah. Wanita yang d bertingkah laku selalu berupaya menyenangkan suami dan menjauhi hal-hal yang membuat suami benci
Ada Ikhwan bilang: Kalau Bisa Seperti Nabi…
Istri Pertama Rasul sudah Tua (40th) dan sudah Janda, Rasulullah hanya menikahi satu wanita yang masih perawan, yaitu Aisyah ra. Sedangkan yang lainnya para janda yang pada umumnya sudah tua. agama hendaknya dijadikan patokan utama dalam memilih seorang wanita, agar nantinya rumah tangga bahagia dunia dan akhirat.
Kalau mau mengikuti nabi bila ikhwan bertemu akhwat yang sreg di hati, baik maka menikahlah dengan wanita yang baik agamanya dan akhlaknya tak peduli
- masih muda atau tua
- Gadis atau janda….
Akhwat Nunggu dilamar Yang Kaya ?
atau Mau Meniru Zaman Nabi?
Kalau Mau mengikuti zaman nabi, menikahlah dengan pria yg baik agamanya yang datang melamar dan cocok di hati, nggak perlu mempermasalahkan
- muda atau tua,
- miskin atau kaya,
- bujangan, dijadikan istri kedua
- atau duda beranak lima
krn hidup adalah, ujian, soal aw masalah